Jakarta – Presiden Kawulo Alit Indonesia (KAI), dr. Ali Mahsun ATMO, M. Biomed., menyatakan dukungan penuh rakyat kecil (kawulo alit) kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membersihkan Kabinet Merah Putih dari praktik korupsi. Pernyataan ini disampaikan dalam rilis resmi di Danau Sunter, Jakarta, Sabtu (23/8/2025).
Ali Mahsun menegaskan bahwa kasus operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, menjadi bukti nyata penyakit korupsi sudah menggurita hingga ke lingkaran kekuasaan.
“Pembersihan tidak boleh berhenti di Wamenaker. Banyak sumber daya manusia di Kabinet Merah Putih yang sejak lama terindikasi tidak bersih. Presiden harus bertindak tegas demi masa depan bangsa,” ujarnya.
Ia menyebut Indonesia saat ini ibarat tengah menghadapi “kanker stadium IV” yang hanya bisa diselamatkan melalui langkah berani dan menyeluruh. Karena itu, KAI mendorong KPK agar menindak tegas siapa pun pejabat negara yang terlibat korupsi, tanpa pandang bulu, baik menteri, kepala daerah, hingga pejabat tinggi di BUMN dan BUMD.
Lebih lanjut, Ali Mahsun mengingatkan Presiden Prabowo untuk segera mengembalikan tata kelola bangsa sesuai amanat Pasal 33 UUD 1945.
“Kekayaan alam Indonesia yang sangat melimpah harus dikelola sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat. Negara tidak boleh kalah oleh mafia perizinan dan penguasaan sumber daya,” tegasnya.
Ia menutup pernyataannya dengan menyerukan agar Presiden Prabowo bertindak lebih cepat dan lebih tegas dalam memberantas korupsi.
“Obat penyakit bangsa ini ada di pundak Presiden. Rakyat kecil menunggu langkah nyata untuk menyelamatkan merah putih dari para mafia dan penyalahgunaan kekuasaan,” pungkasnya.


