Bengkulu – Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi meminta agar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dibayarkan tepat waktu. Hal ini disampaikan saat dirinya menjadi Inspektur upacara perdana di Kantor Pemda Kota Bengkulu, Senin (3/3).

“Kalau keuangan kita stabil, Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus meningkat, saya meminta BPKAD, pak Sekda membayar TPP tepat waktu. TPG juga sama, tapi kalau TPG ini ada transfer dari Pemerintah Pusat, kalau ada telat sedikit tolong juga jangan heboh,” ujar Dedy.

Dedy menegaskan Pemda Kota Bengkulu tidak memiliki maksud untuk menahan pembayaran TPP maupun Tunjangan Profesi Guru (TPG). Namun, keterlambatan terkadang terjadi akibat belum masuknya transfer dana dari pusat serta belum tercapainya target PAD.

“BPKAD tolong atur keuangan kita, kapan pembayaran TPP, pembayaran pihak ketiga, dan lainnya. Insya Allah ada kabar baik. Karena kita ini bulan Ramadhan dan sekitar 27 hari lagi kita lebaran. Maka saya minta BPKAD dan juga Pak Sekda untuk TPP Januari-Februari dirapel bulan Maret ini juga,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dedy menjelaskan kepastian tanggal pembayaran masih menunggu dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Hal ini disebabkan oleh adanya beberapa regulasi yang harus difinalisasi terlebih dahulu.

“Kalaupun dibayarkan, jangan sampai ada temuan. Karena tidak enak kalau sudah dibayarkan tetapi kemudian harus dikembalikan. Maka nanti Pak Sekda dan Kepala Badan minta tolong ke Kemendagri untuk memastikan secara pasti agar teman-teman di Bapenda lebih semangat bekerja. Apakah bisa dua-duanya atau salah satu. Kita harus taat azas dan taat aturan,” pungkasnya.

Dengan adanya arahan ini, diharapkan BPKAD dan Sekda Kota Bengkulu dapat segera merealisasikan pembayaran TPP sesuai dengan aturan yang berlaku, guna memastikan kesejahteraan pegawai tetap terjaga.