Bengkulu – Tim SAR Gabungan yang diterjunkan dalam Operasi SAR H.2 di Desa Susup, Kecamatan Merigi Sakti, Kabupaten Bengkulu Tengah, melaporkan bahwa satu orang dilaporkan hilang setelah terseret arus sungai pada Senin (20/01/2025).

Menurut Tim Humas Basarnas Bengkulu, Mega, korban diketahui bernama Nita, berusia 40 tahun, yang merupakan warga Desa Lubuk Unen. Kejadian ini bermula saat Nita berusaha menyeberangi sungai, namun terseret arus dan hilang.

Pada pagi harinya, pukul 07:00 WIB, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polsek Merigi Sakti, Koramil, BPBD Bengkulu Tengah, dan masyarakat setempat, melaksanakan briefing dan segera memulai pencarian. Namun, hingga pukul 17:30 WIB, pencarian yang telah dilakukan sepanjang hari tidak membuahkan hasil, sehingga operasi SAR dihentikan sementara dan dijadwalkan untuk dilanjutkan pada hari berikutnya.

Tim SAR Gabungan menggunakan berbagai peralatan dalam operasi ini, termasuk perahu rafting, LCR, rescue car double cabin, serta berbagai alat pendukung seperti pal air, genset, lampu tembak, dan drone set untuk memaksimalkan pencarian.

Operasi SAR ini juga dilakukan dalam kondisi cuaca yang hujan ringan dengan kecepatan angin mencapai 13 km/jam.

Pihak Tim SAR Gabungan menyampaikan bahwa proses pencarian akan terus dilakukan dengan harapan korban dapat ditemukan secepatnya.