Mukomuko – Mukomuko digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria bernama Nuryanto (55), warga Desa Sidodadi, Kecamatan Penarik, pada Selasa (21/1/2025) pagi. Mayat ditemukan dalam posisi telungkup di area perkebunan sawit oleh anak kandungnya yang khawatir karena korban tidak pulang ke rumah sejak Senin (20/1/2025).
Kapolsek Penarik, Iptu Edi Permana, menjelaskan kronologi kejadian. “Korban diketahui pergi ke kebun sawitnya pada Senin pagi untuk bekerja melakukan pruning. Namun hingga sore, korban tidak pulang ke rumah. Tetangganya curiga karena korban tinggal sendirian di rumah,” ungkapnya.
Pada Selasa pagi, salah satu tetangga menghubungi anak korban dan memberitahukan bahwa korban belum kembali. Anak korban bersama pamannya segera pergi ke kebun sawit untuk mencari keberadaan korban. Saat tiba di lokasi, mereka menemukan Nuryanto sudah tidak bernyawa dalam posisi telungkup. Penemuan ini langsung dilaporkan ke Polsek Penarik.
Polisi segera mengevakuasi jenazah korban ke Puskesmas Penarik untuk dilakukan visum. Hasil pemeriksaan dokter tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Berdasarkan hasil visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada jenazah. Korban diduga meninggal karena kelelahan,” ungkap dr. Dolata Karokaro dari Puskesmas Air Rami.
Menurut dr. Dolata, luka berdarah pada leher korban diakibatkan oleh duri saat terjatuh. Sementara darah yang keluar dari mulut korban disebabkan oleh lidah yang tergigit.
Penemuan ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Hingga berita ini diturunkan, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Polisi memastikan tidak ada unsur kekerasan dalam kejadian ini dan mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat bekerja di kebun, terutama saat sendirian. (foto/Selimburcahaya)

