Bengkulu – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Pertashop Merah Putih Indonesia (HPMPI) Provinsi Bengkulu melakukan audiensi dengan Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si, bertempat di ruang tamu Kapolda Bengkulu, Selasa (29/4).
Ketua DPD HPMPI Bengkulu, Steven, menyampaikan prihatin atas kondisi pendangkalan tersebut dan mendorong adanya sinergi lintas sektor, termasuk peran kepolisian, untuk mendukung solusi jangka panjang.
Pertemuan ini diharap menjadi forum koordinasi penting dalam membahas isu pendangkalan alur pelayaran di Pelabuhan Pulau Baai, yang dikhawatirkan dapat berdampak pada aktivitas distribusi energi dan kelancaran operasional usaha Pertashop di wilayah Bengkulu.
“Kami berharap Kapolda dapat menjembatani komunikasi antar-instansi terkait agar permasalahan pendangkalan alur ini bisa segera ditangani. Ini penting bagi kelangsungan usaha kecil di sektor energi yang beroperasi di sekitar pelabuhan,” ujar Steven.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono merespons positif audiensi tersebut dan menyatakan kesiapannya untuk mendukung langkah-langkah yang memperkuat stabilitas ekonomi daerah.
“Polda Bengkulu terbuka untuk mendukung kelancaran distribusi dan keamanan usaha masyarakat. Soal pendangkalan alur ini akan kami teruskan ke pihak berwenang yang memiliki kewenangan teknis,” tegas Kapolda.
Pertemuan diakhiri dengan sesi foto bersama dan penyerahan cenderamata dari pihak DPD Himpunan Pertashop kepada Kapolda sebagai simbol silaturahmi dan kerja sama yang harmonis.


