Bengkulu – Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bengkulu bersama Satuan Karya Pramuka Pengawas Obat dan Makanan (Saka POM) menggelar kegiatan Salam Pramuka berupa sosialisasi dan pengawasan pangan di SDN 8 dan SDN 37 Kota Bengkulu, Rabu (27/8).
Ketua Tim I Informasi dan Komunikasi BPOM Bengkulu sekaligus Pimpinan Saka POM, Yunika Sary, S.Farm., M.Si., Apt., menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan kesadaran sejak dini kepada siswa mengenai pentingnya mengonsumsi pangan yang aman. “Kami ingin anak-anak terbiasa memilih jajanan sehat dan bebas bahan berbahaya. Syukurlah hasil uji cepat hari ini seluruh sampel memenuhi syarat,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan edukasi melalui metode Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) mengenai keamanan pangan. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan cepat terhadap jajanan yang dijual pedagang UMKM di sekitar sekolah. Dari 20 sampel yang diuji, semuanya dinyatakan aman dan tidak ditemukan penggunaan zat berbahaya seperti boraks, formalin, rhodamin B, maupun kuning metanil.
Yunika menambahkan, model pengawasan berbasis sekolah ini merupakan salah satu bentuk nyata keterlibatan Pramuka dalam mendukung program keamanan pangan. Ia berharap kegiatan ini mampu membuat siswa lebih cerdas memilih jajanan, pedagang semakin menjaga kualitas produk, serta tercipta lingkungan sekolah yang sehat dan aman bagi tumbuh kembang anak.


