Bengkulu – Pimpinan Satuan Karya Pengawas Obat dan Makanan (Saka POM) Bengkulu, Yunika Sary, S.Farm., M.Si., Apt., berpartisipasi dalam puncak peringatan Hari Pramuka ke-64 yang dipusatkan di Lapangan Balai Merah Putih, Jumat (29/8).
Dalam upacara ini, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi, bertindak sebagai pembina. Dedy Wahyudi menekankan pentingnya pengaktifan kembali ekstrakurikuler Pramuka di seluruh sekolah.
Dedy berharap Hari Pramuka ke-64 ini menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat kepramukaan di kalangan generasi muda Bengkulu, serta memperkuat karakter dan rasa kebangsaan melalui kegiatan yang positif dan membangun.
Selain mengikuti upacara puncak, Saka POM juga menggelar kegiatan Salam Pramuka di SDN 101 Kota Bengkulu. Pada kesempatan itu, tim melakukan pemeriksaan cepat terhadap 15 sampel jajanan yang dijual di sekitar sekolah.
“Hasil uji menunjukkan seluruh sampel aman dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, maupun pewarna tekstil. Ini kabar baik bagi para siswa karena jajanan di lingkungan sekolah sudah cukup aman,” jelas Yunika Sary, sebagai Ketua Tim Informasi dan Komunikasi Balai POM Bengkulu.
Selain pengujian, siswa juga mendapat sosialisasi tentang cara memilih jajanan sehat, bahaya bahan tambahan pangan berlebih, serta pentingnya menjaga kebersihan makanan. Materi disampaikan dengan metode interaktif agar mudah dipahami anak-anak.
Yunika menegaskan, edukasi langsung di sekolah menjadi langkah penting untuk menumbuhkan kesadaran sejak dini.
“Kami ingin anak-anak lebih cerdas memilih makanan, tidak hanya melihat warna dan rasa, tapi juga memperhatikan kebersihan serta keamanannya,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Balai POM Bengkulu bersama Saka POM berharap tercipta lingkungan sekolah yang bebas pangan berisiko, sejalan dengan semangat Hari Pramuka untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan sehat.


