Bengkulu – Warga Kelurahan Rawa Makmur, Kota Bengkulu, digegerkan dengan penemuan tulang belulang manusia yang diduga milik seorang anak yang sebelumnya dinyatakan tenggelam di aliran Sungai Muara Bangkahulu.

Penemuan ini bermula dari informasi yang disampaikan salah satu anggota keluarga yang dituakan. Ia datang ke rumah keluarga korban dan menyampaikan bahwa berdasarkan petunjuk yang diterima, korban masih berada di lokasi awal tenggelam, namun dalam kondisi tinggal tulang belulang.

Atas dasar informasi tersebut, pihak keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian dengan cara menyelam di titik awal korban dinyatakan tenggelam.

Saat penyelaman dilakukan di lokasi tersebut, ditemukan sejumlah tulang belulang yang diduga kuat merupakan milik korban Muhammad Fadli, pelajar SD berusia 11 tahun yang tenggelam pada Rabu, 19 Maret 2025 lalu.

“Kami temukan tulang kaki dua, tulang rusuk, dan tulang pinggul di lokasi pertama kali korban dinyatakan tenggelam,” ungkap Andi Gunawan, salah satu pihak keluarga yang ditemui di lokasi.

Andi juga menyebut bahwa penemuan ini tidak lepas dari mimpi yang dialami beberapa anggota keluarga yang mengarah pada lokasi awal kejadian.

Hingga saat ini, pihak keluarga bersama warga masih terus melakukan pencarian terhadap sisa tulang belulang lainnya yang diduga milik korban.

Sebelumnya, korban diketahui bernama Muhammad Fadli, warga Jalan Merpati 4, Kelurahan Rawa Makmur. Ia masih duduk di bangku kelas IV SD.

Berdasarkan keterangan saksi, yakni tetangga korban bernama Doyo, saat kejadian Fadli sedang mandi dan bermain di pinggiran sungai bersama tujuh orang temannya.

Saat teman-temannya bersiap pulang, Fadli kembali melompat ke dalam sungai yang ternyata memiliki kedalaman cukup tinggi. Ia kemudian terseret arus deras dan terbawa ke tengah sungai. Beberapa temannya sempat berupaya menolong, namun gagal, hingga akhirnya Fadli dinyatakan tenggelam dan hilang.