Bengkulu — Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film Panggil Aku Ayah di XXI Bencoolen Mall, Minggu (3/8).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan peran ayah dalam keluarga, sejalan dengan program unggulan Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang diusung Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari, SH, MH, menjelaskan bahwa film Panggil Aku Ayah dipilih karena relevansinya dengan isu pengasuhan, khususnya tantangan minimnya peran ayah atau fenomena fatherless yang masih menjadi perhatian.

“Melalui film ini, kita ingin memberikan motivasi kepada para ayah agar lebih hadir dan terlibat dalam proses tumbuh kembang anak. Ini sangat penting dalam menyongsong generasi emas Indonesia tahun 2045,” ujar Zamhari usai nobar bersama para mitra strategis BKKBN.

Film tersebut dinilai sarat makna, menggambarkan pentingnya kehangatan dan kehadiran ayah dalam kehidupan anak. Pesan yang dibawa film ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat baru bagi para ayah untuk menjalankan peran sebagai pendidik pertama di rumah dan teladan di masyarakat.

“Harapan kami, film ini mampu memaksimalkan kesadaran akan pentingnya kehadiran dan peran ayah dalam membentuk karakter anak dan ketahanan keluarga,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Branch Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Cabang Bengkulu, Pandu Samudro. Ia mengapresiasi film Panggil Aku Ayah yang menurutnya memberikan pesan moral yang kuat tentang pengasuhan.

“Kami sangat senang bisa turut serta dalam kegiatan ini. Pesan kebaikan dalam film ini sangat sejalan dengan visi BSI sebagai sahabat finansial, sosial, dan spiritual bagi keluarga Indonesia. Kami percaya, nilai-nilai tersebut penting untuk terus kita gaungkan,” ungkap Pandu.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam membangun sinergi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan peran serta ayah dalam mendidik dan mengasuh anak-anak Indonesia.