Bengkulu – Hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu sejak Jumat sore (1/8) mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah, terutama di kawasan dengan sistem drainase kurang optimal. Beberapa titik terdampak di antaranya Pasar Panorama, Perumahan Arkapuas di Kelurahan Lingkar Barat, serta kompleks perumahan di Betungan.
Genangan air mulai terlihat sejak waktu Magrib dan terus meningkat seiring curah hujan yang belum mereda. Warga mengeluhkan lambatnya surut air akibat saluran drainase yang tersumbat atau tidak memadai.
“Air ini sudah mulai naik sejak sore. Sepertinya drainasenya nggak lancar, jadi air hujan nggak bisa cepat mengalir,” ujar Agresi, warga Lingkar Barat.
Melihat kondisi tersebut, Ditsamapta Polda Bengkulu langsung menurunkan tim untuk melakukan patroli Search and Rescue (SAR) ke lokasi terdampak banjir, khususnya di wilayah Tanjung Agung, Sabtu pagi (2/8) pukul 10.50 WIB. Patroli dipimpin langsung oleh Ipda Turmuzi selaku Perwira Pengendali (Padal).
“Kami melakukan patroli ini untuk memantau kondisi banjir dan memberikan bantuan jika diperlukan. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait agar penanganannya tepat sasaran,” ungkap Ipda Turmuzi.
Dari hasil pemantauan lapangan, situasi di wilayah Tanjung Agung masih aman dan terkendali, namun petugas akan terus berjaga untuk mengantisipasi banjir susulan.
Polda Bengkulu mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di wilayah rawan banjir dan dekat aliran sungai, untuk tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan evakuasi atau pertolongan.
“Kami akan terus siaga dan membantu masyarakat semaksimal mungkin. Tetap waspada dan jangan panik,” tutup Ipda Turmuzi.

